Proyek Wisata Desa Karali RT2 Warga Bingung Plang Nama Kegiatan Tidak Ada
MENTAYAPOS.CO.ID, MURUNG RAYA – Pembangunan gazebo di Desa Karali RT 2, wilayah wisata alam Datah Bendu, 25/11/2025, Menjadi sorotan warga setempat. Proyek yang saat ini tengah berjalan itu diduga tidak transparan karena tidak dilengkapi plang informasi kegiatan sebagaimana aturan yang berlaku.
Sejumlah warga mengaku bingung terkait sumber anggaran, nilai proyek, hingga pelaksana pekerjaan. Ketiadaan plang membuat masyarakat tidak dapat mengetahui apakah proyek tersebut menggunakan dana desa, bantuan pemerintah daerah, atau sumber pendanaan lainnya. Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya permainan anggaran dalam proses pengerjaan.
Sebagaimana diketahui, setiap proyek yang bersumber dari anggaran pemerintah wajib memasang plang kegiatan yang berisi informasi lengkap, mulai dari nama kegiatan, lokasi, nilai anggaran, sumber dana, pelaksana, hingga waktu pelaksanaan. Plang tersebut merupakan bentuk transparansi publik serta upaya pencegahan penyalahgunaan anggaran.
Namun, berdasarkan pantauan di lapangan, pekerjaan pembangunan gazebo di kawasan wisata alam Datah Bendu justru tidak menampilkan plang apapun. Material bangunan terlihat sudah masuk lokasi dan proses pengerjaan telah berlangsung, namun informasi formal terkait proyek tidak ditemukan.
Warga berharap pemerintah desa dapat memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat. Menurut mereka, proyek apapun yang menggunakan dana publik tidak boleh ditutup-tutupi dan harus sesuai aturan. Ketidakjelasan seperti ini dapat menimbulkan kecurigaan serta menurunkan kepercayaan terhadap pemerintah desa.
Sementara itu, beberapa tokoh masyarakat juga meminta pihak kecamatan maupun Dinas terkait untuk turun melakukan pengecekan. Mereka menilai penting adanya audit atau klarifikasi agar pembangunan fasilitas di Area wisata tersebut tidak menjadi polemik berlarut-larut.
Pemerintah desa hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi terkait ketiadaan plang proyek tersebut. Warga berharap ada kejelasan agar pembangunan gazebo dapat dilaksanakan dengan baik, transparan, serta memberikan manfaat bagi pengembangan wisata alam Datah Bendi.
Proyek ini dinilai penting karena dapat menjadi penunjang aktivitas masyarakat di tes kawasan Wisata tersebut. Namun tanpa keterbukaan, pembangunan yang mestinya mendukung ekonomi masyarakat malah memunculkan pertanyaan besar. Masyarakat pun berharap pihak berwenang segera mengambil langkah untuk memastikan semua berjalan sesuai aturan.
Pewarta : Tim red M3 Mura
PT Media Mentaya Mandiri.
Tinggalkan Balasan