mentayapos.co.id

Terkini Mengabarkan

Sekolah Rakyat Merdeka Kalteng dan BEM FH UPR Gelar Aksi Edukasi Lingkungan dan Pemerataan Pendidikan

Foto Bersama Sekolah Rakyat Merdeka Kalteng x BEM FH UPR

Mentayapos.co.id // PALANGKA RAYA – Komunitas Sekolah Rakyat Merdeka Kalimantan Tengah (SRMK) berkolaborasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum (BEM FH) Universitas Palangka Raya (UPR) menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Lingkungan Bersih, Hidup Bahagia” di bawah Jembatan Kahayan, Palangka Raya, pada Minggu (6/7/2025). Acara ini bertujuan mewujudkan pemerataan pendidikan dan menanamkan kesadaran lingkungan pada anak-anak sejak dini.

Koordinator Utama SRMK, Riru Apriandami Ngindra, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif pemuda-pemudi yang peduli terhadap pentingnya literasi bagi anak-anak usia TK hingga SD. Ia berharap program ini dapat mengurangi kesenjangan pengetahuan di kalangan anak-anak Palangka Raya. Gerakan ini dipelopori oleh Wira Wibawa, Founder sekaligus Kepala Pengajar SRMK, seorang aktivis muda asal Kalimantan Selatan yang berfokus pada pemerataan literasi.

Senada dengan itu, Ketua BEM FH UPR, Dhimas Ari Yudha Pratama, menekankan pentingnya edukasi lingkungan. “Harapan kami melalui kerja sama ini anak-anak dari dini sudah bisa mendapatkan edukasi tentang pentingnya kesadaran lingkungan, terutama terkait pengelolaan dan pengenalan sampah,” ujar Dhimas. Ia menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa hukum dalam kegiatan sosial ini dilandasi kesadaran bahwa perubahan besar berawal dari masyarakat, dan edukasi adalah pondasi keadilan.

Foto Kegiatan Mengajar Sekolah Rakyat Merdeka Kalteng

Riru Apriandami Ngindra juga menjelaskan bahwa tujuan utama SRMK adalah memberikan kesempatan bimbingan belajar tambahan bagi anak-anak yang kurang beruntung dalam hal pendidikan, serta memutus rantai buta huruf. Wira Wibawa turut menegaskan bahwa SRMK tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga “memanusiakan manusia” melalui pendidikan yang membebaskan, non-diskriminatif, dan non-transaksional, sesuai prinsip Paulo Freire dan Ki Hajar Dewantara.

Mengakhiri kegiatan, Dhimas Ari Yudha Pratama mengajak para pemuda untuk menjadi agen perubahan, tidak perlu menunggu panggung besar untuk beraksi. Ia berpesan, “Tidak peduli sekecil apapun kontribusi kita di masyarakat, bila dilakukan dengan ikhlas dan konsisten, maka itu adalah bentuk nyata dari kepedulian pada rakyat.” Riru pun mengajak masyarakat Palangka Raya untuk membawa putra-putri mereka belajar dan bermain di Sekolah Rakyat Merdeka, yang juga menyediakan bantuan pengerjaan tugas dan bimbingan belajar TK-SD.

Semangat kolaborasi antara SRMK dan BEM FH UPR diharapkan terus menginspirasi dan membawa dampak positif bagi pendidikan serta lingkungan di Kalimantan Tengah.

Publikasi: aldio

Foto: MMC Kalteng

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini