mentayapos.co.id

Terkini Mengabarkan

AWPI Kalteng : Tingkatkan Peran Perusda Pemda Provinsi, Kota dan Kabupaten Bangun Unit Kecil SPBU Pedesaan 

MENTAYAPOS.CO.ID, PALANGKA RAYA – Ketua AWPI Kalteng, Hadriansyah, menegaskan bahwa persoalan antrean panjang BBM di berbagai wilayah Kalimantan Tengah tidak bisa terus dianggap sebagai persoalan biasa. 9/5/2026.

Menurutnya, pemerintah daerah provinsi, kota, dan kabupaten perlu segera mengambil langkah strategis dengan mendirikan Sub-SPBU yang dikelola bersama Perusahaan Daerah (Perusda) agar distribusi BBM lebih merata hingga ke desa-desa terpencil.

“Selama ini masyarakat di desa dan wilayah pinggiran sangat kesulitan mendapatkan BBM, bahkan harus menempuh jarak puluhan kilometer hanya untuk membeli Pertalite atau solar. Ini jelas menghambat aktivitas ekonomi rakyat, khususnya petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil,” ujar Hadriansyah yang sering di sapa manghadiboy, vokal memberikan masukan pada pemerintah dan kritikan tajam membangun Kalimantan Tengah.

Ia menambahkan, kerja sama antara pemerintah daerah dengan Perusda dapat menjadi solusi nyata untuk mengurangi dominasi permainan distribusi oleh oknum pelangsir serta menekan praktik penjualan BBM dengan harga tinggi di tingkat eceran.

“Kalau Pemda serius menggandeng Perusda dan membuka Sub-SPBU resmi di titik strategis, maka masyarakat tidak lagi tergantung pada pengecer liar. Harga bisa lebih stabil dan pengawasan lebih mudah dilakukan,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan masyarakat desa Tumbang Samba Imar menyampaikan harapan besar agar usulan tersebut benar-benar menjadi perhatian pemerintah. Menurut warga, selama ini kelangkaan BBM menjadi persoalan rutin yang sangat memberatkan kehidupan sehari-hari.

“Kami di desa sering kehabisan BBM, kadang harus antre dari pagi sampai siang. Kalau ada Sub-SPBU dekat wilayah kami tentu sangat membantu. Jangan hanya kota yang diprioritaskan, desa juga butuh perhatian,” ungkap Imar.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera memanggil pihak terkait seperti Pertamina, pengelola SPBU, serta Perusda untuk duduk bersama mencari solusi permanen agar distribusi BBM di Kalimantan Tengah berjalan adil dan merata.

Tim Red/ Nis – PT Media Mentaya Mandiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini