Lomba P3A Provinsi Kalimantan Tengah 2025 Resmi Dibuka, Bertujuan Tingkatkan Kesejahteraan Petani dan Ketahanan Pangan
Mewakili Kepala Dinas PUPR, Man Saji, S.ST, M.T., selaku Kepala Bidang Dinas PUPR, secara resmi membuka kegiatan
Mentayapos.co.id // Palangka Raya – Lomba Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2025 resmi dibuka. Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah ini berlangsung dari tanggal 27 hingga 29 Agustus 2025 di Swissbell Hotel Danum, Palangka Raya. Rabu (27 Agustus 2025)
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi, meningkatkan kapasitas kelembagaan petani, dan mendorong kolaborasi antara pemerintah dengan masyarakat. Menurut Ketua Panitia, Muhtaram, S.T., M.T., lomba ini diselenggarakan sebagai bentuk penghargaan bagi P3A yang berprestasi dalam pengelolaan jaringan irigasi secara partisipatif, sekaligus sebagai upaya mendukung ketahanan pangan daerah.
Muhtaram menjelaskan bahwa dasar pelaksanaan lomba ini mengacu pada Peraturan Kepala Dinas PUPR dan Perumahan Rakyat Nomor 4 Tahun 2021 serta dokumen anggaran Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2025. Secara spesifik, lomba ini bertujuan untuk:
- Memberikan penghargaan kepada petani pemakai air yang berprestasi dalam mengelola jaringan irigasi.
- Meningkatkan kemandirian P3A dalam mendukung program ketahanan pangan.
- Mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah dan petani dalam operasi serta pemeliharaan jaringan irigasi.
Para peserta lomba merupakan perwakilan terbaik dari P3A di seluruh Kalimantan Tengah yang telah melalui seleksi ketat di tingkat daerah pada 14 Agustus 2025 lalu.

Ketua Panitia, Muhtaram, S.T., M.T., saat menyampaikan laporan
Lomba P3A tahun ini menghadirkan dewan juri yang istimewa, dipimpin oleh Ir. Rahadjo Ari Karyanto, M.S.I. sebagai koordinator juri. Anggota dewan juri lainnya berasal dari Dinas PUPR Provinsi, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi, serta Balai Wilayah Sungai Kalimantan II. Kehadiran Ir. Rahadjo Ali Karyanto dinilai telah meningkatkan kualitas lomba hingga mencapai level nasional.
Mewakili Kepala Dinas PUPR, Man Saji, S.ST, M.T., selaku Kepala Bidang Dinas PUPR, secara resmi membuka acara. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran P3A sebagai ujung tombak dalam pengelolaan irigasi dan ketahanan pangan. Man Saji juga berharap lomba ini dapat memotivasi para petani, meningkatkan semangat gotong royong, serta menjadi sarana pembelajaran dan pertukaran pengetahuan.
Acara pembukaan dihadiri oleh para tamu undangan, dewan juri, dan perwakilan dari Dinas PUPR Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah. Dengan harapan lomba berjalan lancar dan membawa manfaat nyata bagi kemajuan pertanian di Kalimantan Tengah, Man Saji menyatakan Lomba P3A tahun 2025 resmi dibuka.

Pengalungan dan penyerahan bingkisan kepada peserta lomba P3A secara simbolis
Di sela-sela acara pembukaan Lomba Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2025, awak media mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai beberapa pihak terkait. Hadir dalam wawancara tersebut adalah Kepala Bidang PUPR, Man Saji, S.ST, M.T.; Ketua Panitia, Muhtaram, S.T., M.T.; Koordinator Juri, Ir. Rahadjo Ari Karyanto, M.S.I.; serta anggota juri dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi, dan Balai Wilayah Sungai Kalimantan II.
Kepada awak media, Ketua Panitia, Muhtaram, menjelaskan bahwa tujuan utama lomba adalah memberikan apresiasi kepada P3A yang telah bekerja keras di wilayah masing-masing.

Foto bersama
“Tujuan utama kami adalah memberikan apresiasi kepada P3A yang sudah berjuang,” ujar Muhtaram. “Selain itu, lomba ini juga menjadi sarana evaluasi untuk mengukur sejauh mana pembinaan yang telah kami berikan di tahun-tahun sebelumnya benar-benar terimplementasi di lapangan.”
Muhtaram menambahkan bahwa kegiatan ini juga berperan sebagai wadah pembinaan untuk meningkatkan sumber daya manusia di sektor pertanian, dengan tujuan mendukung visi Kalimantan Tengah sebagai lumbung pangan nasional dan mitra strategis bagi Ibu Kota Negara (IKN).
Terkait pertanyaan mengenai keistimewaan lomba tahun ini, seorang anggota juri dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi menyatakan bahwa lomba P3A sudah lama tidak diadakan. “Sudah berapa tahun vakum, jadi ini adalah momen untuk memulai kembali mencari petani teladan terbaik guna menunjang ketahanan pangan nasional,” ungkapnya.
”Lomba ini menjadi sangat penting karena kita perlu mengetahui kondisi nyata P3A di daerah,” tambahnya. Ia juga menyoroti peran strategis Kalimantan Tengah sebagai kunci ketahanan pangan, terutama dengan program lahan seluas 500.000 hektare yang dicanangkan pemerintah.

Kabid PUPR Man Saji, .ST, M.T., Ketua Panitia, Muhtaram, S.T., M.T, Ir. Rahadjo Ari Karyanro, M.S.I, beserta Anggota Juri dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Peternakan Provinsi Serta Balai Wilayah Sungai Kalimantan II
“Ini adalah tugas Dinas PUPR Kalimantan Tengah untuk nasional, bukan hanya untuk Kalimantan Tengah,” tegasnya, merujuk pada program Presiden untuk ketahanan pangan.
Anggota juri dari Balai Wilayah Sungai Kalimantan II, Gus Madinu, menambahkan bahwa lomba ini juga menjadi ajang persiapan untuk program fisik yang akan dikerjakan oleh P3A.
“Balai akan memberikan pemberdayaan kepada P3A, seperti pekerjaan fisik berupa penambahan saluran atau rehabilitasi, yang dananya sudah kami persiapkan. Lomba ini menjadi ajang untuk mengukur kemampuan P3A dalam mengelola pekerjaan fisik tersebut,” jelasnya.
Man Saji menutup wawancara dengan menjelaskan peran penting P3A dalam sistem irigasi, sesuai dengan Peraturan Menteri PUPR Nomor 2 Tahun 2025. Ia menekankan bahwa P3A, bersama petugas operasional dan pemeliharaan, bertanggung jawab menjaga aliran air dari saluran primer hingga tersier, memastikan pasokan air merata. Ia berharap media dapat membantu mengedukasi masyarakat tentang peran vital P3A dalam sistem irigasi.
Publikasi: aldio
Tinggalkan Balasan