Dinas PUPR Kalteng Gelar Lomba Pengamat dan Juru Irigasi 2025: Dorong Profesionalisme Demi Lumbung Pangan Nasional
Lomba Pengamat dan Juru Pengairan Tingkat Provinsi 2025 secara resmi dibuka
Mentayapos.co.id // Palangka Raya — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyelenggarakan Lomba Pengamat dan Juru Pengairan tingkat provinsi tahun 2025. Bertempat di Swissbell Hotel Danum pada Senin, 25 Agustus 2025, kegiatan ini bertujuan untuk mengapresiasi dan meningkatkan kompetensi para petugas di bidang irigasi dan rawa, sebagai upaya strategis mendukung ketahanan pangan nasional.
Ketua Panitia Pelaksana, Muhtaram, S.T., M.T., melaporkan bahwa lomba ini merupakan bentuk penghargaan bagi petugas operasi dan pemeliharaan irigasi, sekaligus ajang untuk meningkatkan profesionalisme mereka. Ia menyoroti prestasi Kalteng yang berhasil mempertahankan posisi juara satu tingkat nasional untuk daerah irigasi rawa.
“Kami berharap, melalui lomba ini akan muncul talenta-talenta baru yang dapat mengikuti jejak seniornya dan kembali mengharumkan nama Kalteng di tingkat nasional,” ujarnya.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah, Prof. Dr. Ir. Juni Gultom, ST., MTP saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi
Lomba ini diadakan berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 12/PRT/M/2015 dan Keputusan Gubernur Kalteng Nomor DPPA-SKPD No. DPPA/A.2/1/001/2025. Peserta lomba adalah perwakilan terbaik dari setiap kabupaten yang telah lolos seleksi pada 11 Agustus 2025. Dewan juri terdiri dari berbagai instansi, termasuk Ir. Raharjo Ari Karyanto, M.Si., Dinas PUPR Kalteng, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Kalteng, serta Balai Wilayah Sungai Kalimantan II.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng, Prof. Dr. Ir. Juni Gultom, S.T., M.T.P., secara resmi membuka acara ini dan menekankan pentingnya peran juru dan pengamat pengairan. Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi menempatkan sektor pertanian dan irigasi sebagai prioritas utama, sejalan dengan visi menjadikan Kalteng penopang Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai lumbung pangan.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah, Prof. Dr. Ir. Juni Gultom, ST., MTP (Tengah)
“Lomba ini akan memberikan motivasi bagi seluruh kader pengamat dan juru untuk melaksanakan tugasnya sebaik mungkin,” kata Prof. Gultom dalam wawancaranya. Ia menambahkan bahwa faktor terpenting dalam sistem irigasi, baik irigasi permukaan maupun rawa, adalah pengoperasian dan pemeliharaan jaringan.
”Dengan pengoperasian dan pemeliharaan yang baik, ketersediaan air di lahan persawahan dapat terjamin, sehingga kesuburan tanaman terjaga dan produktivitas pertanian meningkat,” jelasnya.
Prof. Gultom juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dan dewan juri. Ia berharap lomba ini akan menghasilkan figur-figur teladan yang mampu meningkatkan kinerja pengelolaan irigasi, demi kemajuan Kalteng dan Indonesia. Sesuai informasi dari koordinator dewan juri, ke depan akan ada sertifikasi bagi para juru dan pengamat pengairan yang berlaku di seluruh Asia, semakin menunjukkan standar profesionalisme yang tinggi di bidang ini.
Publikasi: Aldio
Tinggalkan Balasan