mentayapos.co.id

Terkini Mengabarkan

14 Bus Mudik Gratis Diberangkatkan dari Palangka Raya untuk Warga Kalteng

Mentayapos.co.id // Palangka Raya – Sebanyak 14 bus mudik gratis di Kalteng telah diberangkatkan dari Kota Palangka Raya, memberikan fasilitas transportasi bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman.

Program ini diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas saat mudik melalui jalur darat, sehingga perjalanan masyarakat menjadi lebih aman dan nyaman. Rabu (26/03)

Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, mengungkapkan bahwa belasan bus mudik gratis tersebut akan menuju Kota Sampit (Kotawaringin Timur), Pangkalan Bun (Kotawaringin Barat), Kota Banjarmasin (Kalimantan Selatan), dan Buntok (Barito Selatan).

“Bahwa Program mudik gratis ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pemudik, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan di jalur darat,”Kata Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo saat diwawancarai oleh awak media usai perlepasan mudik gratis di Bundaran Besar.

Wakil Gubernur Edy Pratowo

“Sebanyak 495 pemudik turut serta dalam program mudik gratis ini, memanfaatkan fasilitas yang disediakan untuk perjalanan lebih aman dan nyaman,”sambung dia.

Dia mengatakan bahwa mayoritas masyarakat Kalteng masih mengandalkan jalur darat untuk mudik, menggunakan berbagai moda transportasi seperti mobil, motor, dan bus.

“Karena itu, program mudik gratis ini menjadi langkah strategis untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas pada musim mudik tahun ini,” ucap dia.

Meskipun program mudik gratis tersedia, banyak pemudik tetap memilih menggunakan kendaraan pribadi seperti motor dan mobil. Oleh karena itu, kewaspadaan terhadap titik-titik rawan kecelakaan perlu ditingkatkan guna menjaga keselamatan di perjalanan.

Sementara itu, Kepala Dishub Kalteng, Yulindra Dedy, mengungkapkan bahwa tingginya risiko kecelakaan banyak dipengaruhi oleh kondisi jalan yang rusak atau berlubang, sehingga perlu diwaspadai oleh para pemudik.

“Jadi kami telah melakukan inspeksi bersama Balai Jalan Nasional, dan perbaikan seperti penambalan jalan berlubang telah dilakukan agar jalur mudik lebih aman dan nyaman bagi pemudik,”jelas Dedy.

Beberapa titik rawan kecelakaan masih ditemukan di jalur mudik darat, seperti ruas Palangka Raya-Buntok, yang di beberapa bagian masih memiliki jalan berlubang dan perlu diwaspadai pemudik.

“Nah, seluruh rute tujuan mudik memerlukan kewaspadaan tinggi dalam berkendara guna menghindari potensi kecelakaan dan memastikan perjalanan tetap aman,”tutupnya.

Publikasi: Aldio

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini