mentayapos.co.id

Terkini Mengabarkan

Brigjen Pol Mada Roostanto: Pemberantasan Narkoba di Kalteng Harus Dilakukan Secara Bersinergi

Brigjen Pol Mada Roostanto saat di wawancara Awak Media

MentayaPos.co.id // Palangka Raya – Peredaran narkotika masih menjadi salah satu ancaman serius terhadap generasi muda di Kalimantan Tengah. Upaya pemberantasan terus dilakukan melalui pengungkapan jaringan peredaran narkoba oleh aparat penegak hukum (APH) secara bersama-sama.

Hal tersebut disampaikan Brigjen Pol. Mada Roostanto, S.E., M.H., saat ditemui awak media seusai kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika di Palangka Raya.

(Kamis, 24 September 2026)

Mada mengatakan, pengungkapan barang bukti narkotika dalam jumlah sekitar satu kilogram merupakan hasil kerja sama yang erat dan harmonis antara berbagai unsur APH dalam membongkar jaringan peredaran narkoba.

“Peredaran ini terus dilaksanakan secara maksimal oleh para bandar. Kalimantan Tengah menjadi salah satu sasaran dalam hal peredaran narkoba,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan mengungkap jaringan narkotika tidak terlepas dari kolaborasi seluruh pihak. Karena itu, ia mengajak media massa, akademisi, masyarakat, serta seluruh APH untuk terus memperkuat sinergi dalam upaya pemberantasan narkoba.

“Pengungkapan sejumlah kurang lebih satu kilogram ini cukup luar biasa. Ini merupakan hasil kolaborasi yang sangat erat dan harmonis antara seluruh APH dalam mengungkap jaringan-jaringan narkoba yang selalu berupaya menghancurkan Provinsi Kalimantan Tengah,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran media dalam membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan perkembangan peredaran narkotika.

“Kita harus secara komprehensif dan secara keseluruhan, bersama-sama, baik rekan-rekan media, akademisi, masyarakat, kemudian APH semuanya bersinergi untuk melaksanakan pemberantasan ini. Kita harus solid,” tegasnya.

Mada menilai narkotika memiliki dampak yang sangat besar terhadap masa depan generasi muda. Oleh karena itu, pemberantasan narkoba perlu dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Karena barang ini sangat sekali menghancurkan generasi kita,” ujarnya.

Selain narkotika dalam bentuk padat, Mada juga mengingatkan adanya perkembangan modus peredaran narkoba dalam bentuk cair. Menurutnya, perubahan bentuk tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai bersama.

“BNN dalam hal ini terus-menerus secara gencar mengungkap jaringan-jaringan yang sekarang di antaranya adalah narkoba jenis cair. Semua sudah berekstraksi menjadi cair, dari padat menjadi cair. Nah, ini juga harus diwaspadai,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengungkapan narkotika dalam bentuk cair juga telah dilakukan oleh jajaran kepolisian di wilayah Kalimantan Tengah.

“Terbukti beberapa kali di Polres Lamandau telah berhasil mengamankan narkotika dalam bentuk cair juga. Dan ini harus kita bersama-sama waspadai,” ungkapnya.

Mada berharap seluruh pihak dapat meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sinergi dalam mencegah dan memberantas peredaran narkoba, khususnya demi melindungi generasi muda di Kalimantan Tengah.

“Ini untuk generasi kita, secara khusus di provinsi yang kita cintai,” pungkasnya.

Aldio

PT. Media Mentaya Mandiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini