Ketua DPRD Mura, Adat dan Budaya Memiliki Peran Strategis
MENTAYA POST.CO.ID, MURUNG RAYA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, H. Rumiadi, S.E., S.H., M.H., menegaskan bahwa adat dan budaya tradisional memiliki peran strategis sebagai simbol kerukunan serta pemersatu masyarakat. Hal tersebut disampaikannya pada Selasa (20/1/2026) saat menyoroti pentingnya pelestarian budaya lokal, khususnya budaya Dayak.
Menurut H. Rumiadi, adat dan budaya tradisional seharusnya selalu dihadirkan dalam setiap kegiatan masyarakat, terutama pada pesta rakyat maupun agenda besar yang melibatkan banyak unsur masyarakat. Ia menilai, kehadiran budaya lokal bukan sekadar hiburan, tetapi mencerminkan jati diri serta nilai kebersamaan masyarakat Murung Raya.
Ia pun mengusulkan agar dalam setiap perayaan besar, setidaknya terdapat satu agenda karnaval budaya tradisional yang menampilkan kekayaan adat Dayak sebagai lambang persatuan masyarakat yang hidup rukun, damai, dan harmonis.
“Dalam satu pesta yang meriah, budaya tradisional harus ditampilkan. Minimal ada satu karnaval budaya tradisional sebagai simbol Dayak yang bersatu dalam damai dan harmonis,” ujar H. Rumiadi.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelestarian adat dan budaya tradisional tidak hanya bertujuan menjaga warisan leluhur, tetapi juga menjadi sarana mempererat kerukunan umat dari berbagai latar belakang suku, agama, etnis, dan golongan. Nilai-nilai budaya diyakini mampu menumbuhkan sikap saling menghormati serta memperkuat toleransi di tengah masyarakat yang majemuk.
H. Rumiadi juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengenalkan dan menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal kepada generasi muda. Melalui seni dan tradisi, generasi penerus diharapkan dapat memahami bahwa keberagaman budaya merupakan kekayaan yang membuat kehidupan sosial menjadi indah dan bermakna.
“Dengan seni dan budaya, generasi muda dapat menyaksikan secara langsung beragam warisan budaya yang telah diwariskan oleh para tokoh terdahulu kepada kita,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa adat dan budaya tradisional merupakan fondasi penting dalam memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat, sekaligus menumbuhkan rasa cinta serta kebanggaan terhadap identitas daerah.
“Mari kita rawat, pelihara, dan lestarikan adat budaya tradisional kita sebagai warisan berharga bagi generasi yang akan datang,” pungkasnya.
Pembuat berita: Rahman
Editor: Redaksi Mentaya post
Tinggalkan Balasan