“BERENANG DI AIR KERUH, MINUM AIR GALON”
Mentayapos.co.id // Kondisi air baku yang tidak layak konsumsi di tiga aliran sungai, Sungai Kapuas, Barito dan Sungai Kahayan sudah terjadi sekitar 50 tahun yang lalu. Hingga kini.
Kondisi ini, akan berakibat tingginya biaya (ekonomi) masyarakat tidak saja yang berada di tiga aliran sungai tersebut. Juga seluruh masyarakat, secara keseluruhan.
Dalam sebuah buku HANYA SATU BUMI, penulis menyatakan bahwa “suatu saat satu liter air akan lebih mahal dari 1 kg emas”.
Kondisi tersebut, saat ini sudah terjadi dan kita alami.
Apa sajakah biaya ekonomi yang harus “dibayar”..? Adalah mahalnya dampak terhadap kesehatan dan bahaya lingkungan. Bukan ancaman, tapi nyata.
(Aldio)
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan