mentayapos.co.id

Terkini Mengabarkan

Warga Desa Karendan Sengketa Lahan Berlarut-larut, Bupati Barut Salahuddin Diminta Turun Tangan: “SuaraMu Suara Masyarakat”

Oplus_16908288

MENTAYAPOS.CO.ID, KARENDAN – Sengketa lahan yang terjadi di Desa Karendan, Kabupaten Barito Utara, hingga kini masih belum menemukan titik terang. Persoalan yang sudah berlangsung cukup lama tersebut membuat masyarakat merasa resah dan berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah, khususnya Bupati Barito Utara, H. Salahuddin, agar segera turun tangan menyelesaikan konflik yang dinilai merugikan warga kecil. 23-5-2026.

Masyarakat Desa Karendan mengaku lahan yang selama ini mereka kelola dan tempati kini menjadi polemik berkepanjangan. Warga berharap pemerintah tidak menutup mata terhadap persoalan yang menyangkut hak hidup masyarakat di daerah tersebut.

“SuaraMu Suara Masyarakat. Kami hanya meminta keadilan dan kepastian hukum atas lahan yang kami pertahankan selama ini,” ungkap Prianto warga setempat.

Menurut warga, penyelesaian sengketa lahan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat memicu konflik sosial di tengah masyarakat. Mereka meminta Pemerintah Kabupaten Barito Utara dapat menjadi penengah yang adil serta menghadirkan solusi terbaik bagi seluruh pihak.

Selain itu, masyarakat juga berharap instansi terkait turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan fakta dan mendengarkan aspirasi warga secara terbuka. Transparansi dinilai sangat penting agar persoalan tidak berkembang menjadi keresahan yang lebih besar.

Warga Desa Karendan menegaskan bahwa mereka tetap mengedepankan jalur damai dan menghormati proses hukum yang berlaku. Namun demikian, mereka meminta pemerintah hadir sebagai pelindung masyarakat kecil dan tidak membiarkan persoalan ini terus berlarut tanpa kepastian.

Kini harapan masyarakat tertuju kepada Bupati Barito Utara agar dapat mengambil langkah cepat, bijaksana, dan berpihak kepada keadilan demi terciptanya situasi yang aman serta kondusif di Desa Karendan.

Pimpinan Redaksi Media ini menghubungi Bupati Barut Shalahuddin ke wa nya hanya nada panggilan, sehingga berita ini diputuskan terpublikasi, kami tunggu klarifikasi nya.

(Tim Red/Ad) PT Media Mentaya Mandiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Exit mobile version